Rabu, 13 Oktober 2010

Teologia Raja


Teologia Kitab Hakim –Hakim


1.      Sejarah Hakim-Hakim
Konsep sejarah merupakan bagian dari kitab Hakim setelah Yosua. Pemberitaan kitab Hakim itu memuat serangkaian pernyataan atas kesetiaan Allah terhadap umat Nya yang tetap dalam menghadapi tantangan – tantangan di tanah Kanaan yang pada dasarnya menjadi masalah ditengah – tengah umat Allah. Pada saat yang sama godaan untuk percaya pada sekutu orang asing yang sering kali menghancurkan orang Israel terhadap kompromi terhadap ilah ilah asing.
Secara arti kata Hakim – Hakim Ibrani ( Syofet) artinya seorang yang menegakkan keadilan dan kebenaran, menghukum orang yang bersalah dan membenarkan orang yang benar. Dengan demikian mereka tokoh pembebas atau penyelamat. Meskipun para hakim disebut tokoh pembebas/ penyelamat namun dalam keseluruhan kitab hakim hakim Allah-lah sebagai pembebas dan penyelamat ( teologia hakim – hakim), sebab Ia mendengar seruan umat-Nya dan membangkitkan hakim yang dipenuhi-Nya dengan Roh-Nya untuk melepaskan bangsa Israel dari musuh mereka.

2.      Tujuan Kitab Hakim – Hakim
Tujuan kitab ini adalah meneliti atau menyelidiki apayang terjadi secara teologia selama tahun – tahun antara Yosua dan Daud. Tuhan sudah memberikan negri yang dijanjikan kepada umat Israel dan dalam perjanjian Sikhem mereka telah merumuskan komitmen untuk tetap setia pada Allah ( Yosua 29). Namun selama berabad-abad telah terjadi kegagalan yang pada akhirnya diselesaikan ketika Tuhan secara resmi menetapkan pemerintahan dibahawah raja melalui perjanjian ( 2 Samuel 7).
Bagaimana Allah bekerja diantara dan dalam perjanjian ini dan mengapa umat Israel tidak menikmati berkat – berkat perjanjian itu akan ditemukan di dalam kitab hakim – hakim.

Oleh karena itulah kitab hakim – hakim menegaskan bahwa persoalan itu bukan salah Tuhan tetapi ditumbuhkan dan diteruskan oleh ketidak taatan Israel yang terus menerus. Disitulah Nampak periode hakim – hakim ditandai oleh perbuatan perbuatan bejat moral bukan hanya secara perorangan tetapi pada tinfkat kesukuan.
Hal itu ditunjukkan oleh duabagian ulangan yang terjadi dalam masa kitab tsb. ( peristiwa pengulangan). Dalam psl 3-16 disana dilihat bahwa orang Israel melakukan apa yang jahat dimata Tuhan. Mis. 2: 11, 3: 7, 12, 14: 1,6:1, 10: 6, 13:1. Dan ini telah menagarah pada perbuatan – perbuatan murtad yang ditulis dalam 17: 6, 21: 15 ( teologia murtad). Pada zaman itu tidak ada raja diantara orang Israel sehingga setiap orang berbbuat yang benar kenurut pandangan sendiri.

3.      Siapakah para Hakim itu
Menurut kitab para hakim – hakim bahwa para hakim adalah orang yang di ilhami oleh Allah untuk memimpin suku – suku Israel tersebut dalam peperangan melawan musuh – musuh. Dibawah kepemimpinan hakim – hakim, suku – suku Israel memperoleh kembali kekuatan, dan melalui kehadiran hakim orang Israel kembali teringat bahwa mereka harus menyembah Tuhan Allah dan saling melayani satu dengan lainnya. Dengan demikian kesatuan mereka menjadi pulih dan kokoh dan mereka menjadi kuat. Hakim 2: 15- 23 memberikan semacam kesimpulan tentang sejarah Israel terlihat cara yang dipergunakan oelh para hakim untuk menyatukan orang Israel pada masa yang penuh pertikaian.

4.      Thema – thema uatama Kitab Hakim – Hakim
Kalau kita membaca kitab hakim – hakim secara rinci disana kita akan menemukan teologia:
A.    Sifat Kepemimpinan Kharismatik.
Artinya jabatan hakim dalam periode sejarah umat Israel tidak mudah untuk didefenisikan. Para hakim ini tidak dipilih mereka, juga tidak mewariskan jabatan mereka tidak diangkat secara resmi juga tidak diurapi, mereka disebut pemimpin. Kharismatik kerena mereka secara spontan mengambil peran kepemimpinan manakala dibutuhkan umat. Allah  yang mengangkat merema untuk membebaskan Israel. Mengenai hidup kerohanian para Hakim tidak menjadi penentu bagi pemilihan Allah. Misalnya: walaupun Debora dikenal sebagai seorang nabiah namun hal itu tidak dijelaskan.

Para hakim tidak ada hubungannya dengan kemah sembahyang atau Tabut Perjanjian dan mereka tidak memanggil umat untuk kembali kepada YHWH,kendatipun Tuhan disebut oleh pembawa berita sebagai oknum yang membangkitkan hakim – hakim hampir tidak ada bukti menyimpulkan bahwa mereka dipilih atas dasar kerohanian mereka. Mis: Gideon, Zepta dan Simson.
Semuanya mengakui TUhan dalam pembicaraan mereka dan bertindak atas nama –Nya tetapi riwayat hidup mereka memperlihatkan cacat celah yang hebat.
Misalnya:
-       Gideon ( 8: 27)
-       Zepta (11: 30- 40)
-       Simson ( 14 – 16)
-        
Dari keadaan diatas kita melihat bahwa para hakim tidak dimaksudkan untuk menjadi panutan rohani demikian juga kerohanian mereka bukan patokan yangdiperlukan Allah membangkitkan mereka sebab ada banyak cacat mereka (3: 20; 15: 4-5). Tugas seorang hakim adalah menjadi pelepas, pembebas atau penolong ( II Raja 13: 5)

B.     Roh Tuhan
Dalam kitab hakim – hakim bahwa Roh TUhan memainkan peranan yang utama. Dibawah kuasa-Nyalah beberapa hakim melaksanakan tugas mereka, hal itu menunjukkan bahwa Tuhan sedang bekerja dan pada hakekatnya Ia yang bertanggungjawab untuk kelepasan yang dilakukan oleh seorang hakim. Roh Tuhan dipandang oleh umat Israel bukan sebagai wujud yang terpisah tetapi sebagai  kelantuan dan wewenang YHWH. Dalam penegertian inilah  ROh TUhan dipandang sebagai tangan Tuhan ( Ii Raja 3: 15, Yeh. 1: 3, 3: 14,22). Baik dalam PL dan PB, Roh Tuhan memberikan kemampuan dan otoritas kepada orang untuk melakukan sesuatu yang biasanya tidak dapat mereka kerjakan, dalam banyak hal kasus Roh Tuhan disebut dalam hubungannya dengan usaha – usaha militer dari para  hakim kecuali pengalaman – pengalaman Simson.alkitab secara jelas menyatakan pada 3 peristiwa bahwa Roh Tuhan berkuasa atas
-       Simson: 14: 6, 19: 10, 14
-       Gideon 6: 34
-       Zepta 11: 29
-       Saul 1 Samuel 11:6
-       Roh Tuhan disebutkan beberapa saatterhimpun Otniel 3: 10

Dalam periode Hakim – Hakim, kedatangan Roh masih kejadian luar biasa yang memberikan kuasa bagi seseorang untuk melakukan kehendak Alah. Hakim – Hakim diperkenalkan dengan kalimat “ Roh Tuhan menghinggapidia dan ia menghakimi” ( menjalankan tugas hakim ). Hakim 3: 10. 6: 34. Pemimpin – pemimpin umat Allah diberi kuasa dan wewenang tidak hanya menghakimi seperti yang biasa kita kenal , tetapi untuk memimpin dan melepaskan umat dari penindasan. Hakim di PL memutuskan perkara dan melepaskan seklaigus sifat penyelamatan. Dari pemebrian kuasa oleh Allah menjadi nyata. Dalam kasus Simson misalnya disebutkan “ Berkuasalah Roh TUhan atas dia ( 14: 6, 15: 14)

C.    Kemurtadan Israel
Dalam kitab Hakim – Hakim ternyata terdapat ketersesatan Israel. Agama yang monoteisme itu tidak mereka pertahankan. Umat Israel masih bergelimang konsep –konsep penyembahan berhala yang lama. Agama orang Kanaan tampak dalam lempengan – lempengan yang ditemukan di pelabuhan UGARIT dari jaman Hakim – Hakim. Dengan jelas Israel mengingat sejarah mereka selama periode Hakim – Hakim ( Murtad) ( 6: 13, 11: 4-27), nyaris tidak ada apa- apa yang menunjukkan bahwa mereka mengenal hukum sehingga ke Imananlah yang paling banyak harus di persalahkan atas keadaan ini ( 17 – 21, I Sam 2-4), dam kegagalan mereka mungkin telah mempercepat merosotnya pengaruh imam. Rupanya  kemurtadan Israel menjadi thema utama kitab Hakim – Hakim yang dicatat oleh peneliti alkitab. Kemurtadan Israel diangkat karena gagal kibat kompromi.

Dalam fasal 1 diutarakan bagaimana 9 1/5 suku bangsa yang menduduki Kanaan itu tidak dapat membinasakan dan tidak juga mengusir bangsa – bangsa  Kanaan spt diperintahkan Tuhan. Banyak dari penduduk asli dibiarkan hidup, sedangkan 2 1/5 suku lagi yaitu Ruben, Gad dan 1/5 MAnasye sudah terlebih dahulu mengalahkan kompromi mereka memilih tinggal di Gilead sebelah timur sungai Yordan.

Fasal 1 mengisahkan serentetan kemenangan yang tidak sempurna yang dimenangkan oleh Yehuda, Zebulon, Benyamin, Epfrain, Manasye, Asher, Naftali dan Dan. Dua suku lainnya yakni Isasar dan Simeon tidak disebut tetapi agaknya perbuatan mereka agaknya tidak berbeda dengan saudara-saudaranya yang lain itu. Kemurtadan Israel dianggap sebagai dosa dan pemberontakan yang disengaja melawan Allah dan  frimanNya Maz 51: 6. Dan bagi kitab HAkm- Hakim dosa itu adalah tindakan meninggalkan Allah ( Hakim 10: 13) dan di Kitab Hakim – Hakim kategori dosa masuk dalam 2 defenisi yang merupakan pelanggaran.

1). Penyimpangan (Ibrani: “ Hatta. – Het). Kata ini muncul 225 kali yang digunakan sebagai kata kerja yaitu penyimpangan dari jalan yang benar.

2). Kesalahan . menunjuk kepada keadaan berada dalam dosa. Orang yang bersalah disebut orang Fasik dan orang Fasik dalam bahasa Ibrani disebut : “ RASA. Orang RASA adalah orang yang bersalah yang patut dihukum, jadi kesalahan orang Israel adalah kesalahan yang patut di hukum.

Kamis, 01 Juli 2010

Jamita Juni 2010

Jamita tu Minggu Tgl. 20 JUNI 2010.
EV. Johanes 14 : 1-3.

“UNANG MA BONSA ROHAMUNA, PORSEA MA HAMU DI DEBATA

Di hamuna angka dongan sahaporseaon..!
Didok angka natuatua hata parpudi do sabungan ni hata, ala memang hata parpudi i do somalna na gabe haputusan disadasada panghataion, jala laos hata parpudi i do na gabe sai siingoton. Na tumangkas i molo martona na tuatua di nanaeng jumping ujung ni ngoluna, godang pe angka sipaingot, poda sian ibana tu anakkonna uju dingoluna, alai sai ummarga do hata parpudi di nanaeng borhat i ibana manadingkon angka pomparanna i. Hata parpudi i do na gabe warisan, na ingkon siparrohahonon ni angka anakkon muse, jala sai torus do i di paulak-ulakhon asa sai ingot di tona i. Nian tutu tergantung do i na denggan manang dang hata na pinasahatna i.

Dibagasan turpuk jamitaon di Johanes 14 : 1-3 ima sada pandohan ni Jesus uju martinading hata tu angka siseanNa. Didok “Unang ma bonsa rohamuna! Porsea ma hamu di Debata, jala porsea ma hamu di Ahu!”. Somalna molo didok hata unang ima martudutudu do i tu hata ora-ora, ala boi marpanghorhon hurang denggan di ngoluna manang di tonga ni parsaoran tarlumobi di haporseaonna nasida muse. Alani do didok Unang ma bonsa rohamuna, bahasa indonesia didok do i "Janganlah gelisah hatimu”. Kata ”gelisah” memiliki arti: menjadi cemas, ketakutan, tidak tenang. Artinya kegelisahan ini menunjukkan suasana hati seseorang tidak dapat tenang, kondisi yang membuat seseorang tidak tenteram, tidak dapat istirahat, selalu terganggu dan merasa diganggu. Ragam do sibonsiri ni na mambahen bonsa rohanta, merasa gelisah. Boi do i ala na ingkon marsirang, ditadingkon hita dohot na tahaholongi, boi do i alani parsahiton na manosak ngolunta, boi doi alani faktor ekonomi, faktor kebutuhan. Panghorhon ni na sai lohot di roha na bonsa i, ima sai lalap ma di sitaonon, sai lalap di keraguraguan i ngoluna, sai holan na holso ni rohana i ma na mandondoni ngoluna gabe mago ma hiras ni roha dohot panghaporseaonna di panarihonon ni Tuhan i dibagasan ngoluna. Asa molo dung sisongon i di ngolu ni jolmai disi ma na gabe pesimis, apatis ngoluna, mandele ma ala dang adong be pangkirimonna di Tuhan i. Alani Tuhan Jesus mandok :” Unang ma bonsa rohamuna, porsea ma hamu di Debata”. Dalan laho paluahon dirinta sian bahaya ni ngolu na sai lalap di sai bonsa, holso, gelisah Tuhan Jesus mangalehon solusi tu hita ima: “Porsea ma hamu di Debata”.

Aha do haporseaon?. Didok di Heber 11: 1 “Alai anggo haporseaon i, pos ni roha do i di angka sihirimon, jala pamotoan na tontu taringot tu na so niida”. Porsea ima na martududtudu doi tu hasatiaon, tu habengeton ni roha, tu hatotogu ni panghirimon. Lapatanna tung manang songon dia pe namasa, tung manang songon dia pe kondisi na boi adopan ni hita jolma alai anggo halak na porseai tongtong doi marsihohot di Tuhan i bahkan sahat tu ujung ni ngoluna. Dang mura-mura i mubauba alai tongtong marsihohot. Molo halak na porsea di Tuhan i ndang mura i mubauba, dang mura i menggolenggol songon arung na di ullushon alogo. Lapatanna dang holan di hata sambing mandok : Ahu porsea di Debata Ama, Anak dohot Tondi Porbadia.

Di kenyataan ni ngolu on tung godang do jumpang pangalaho na holan di hata sambing didok, alai holan jumpang angka ujian, tantangan i pintor muba ibana. Hea do adong sada peristiwa na masa di sada barita mardongan poda songon. Sada huta tongon jonok do tu harangan, manang tombak/ hutan. Somal na di luat i sahali saminggu do masa onan. Ala dao do huta on sian jalan besar, laho naik bus, manang motor ingkon mardalan do nasida sian huta i kirakira 3 Km. Disada tingki di masa ni onan borhat ma amanta dohot inantai tu onan. Dung mardalan pat nasida sian hutana, ditingki na mardalan i nasida manghatatai ma nasida, tung manang songon dia ma panghataion ala holan nasida na dua do na mardalan i didok inantai ma di panghataionnasida i. Alai tahe manungkun ma jolo amani si butet nungga songon i leleng na hita marrumah tangga, boha holong do roham dia ahu?. Bah holong do sungkunonmu tu ahu, ninna amanta i, anggo holong ni rohangku tu ho tung tangkas situtu do. Sian ujung rambut sahat tu ujung kaki holong kian do ahu tu ho, sai na i baen do ninna amanta i. boha porlu hu buktihon? Ise na mansusai ho asa hu ambil ibana. Ninna amanta i serius. Daong na manungkun do ninna inanta i. Dung i sahat ma nasida tu jalan besar jala naik motor ma nasida tu onan.

Alai dung dapot tingkina , dung botari, sore, ala disi do parmulak ni angka paronan, mulak ma nasida jala turun ma nasida di dalan ni huta na i. dihunti inantai ma karanjang paronananna mardalana ma nasida. Ala nungga botari nungga mardomu na holom tu na tiur. Di tongan dalan di naso panagamannasida pajumpang ma nasida dohot gompul, beruang sada na ro sian harangan manang hutan i. marnida i, tarsonggot ma inanta i, pingsan ma ibana. Anggo amantai pintor marlojong do ibana tu sada bona ni hau jala laos di jangkit ma hau i. Tading ma inanata i di toru anggo amanta i nungga di ginjang be manatapnatap, anggo inanta on allangon ni gompul ma ibana ninna rohana. Di jonohi gompul ma inantai, sai songon na di anggoanggo ma ulu ni inantai. Alai dang sadia leleng lao ma gompul i muse tu harangan, hutan i. Dang sadia leleng sadar ma inantai, di bereng ma amantai nungga manjangkit di sada hau. Turun ma amanta i didapothon ma inantai, dung di uduti nasida ma mardalan. Alai sai sip ma nasida nadua na mardalan i. Alai huroha sai adong do na sai solot di roha ni amanta i di peristiwa na masa na niadopan nasida nagkining. Di uji amanta i ma manungkun, ai aha do na nidok ni gompul i tu ho, ai sai hira na sai adong do nangkining di husiphon tu ho. Dang adong ninna inantai. Alai dang puas amanta i, dok ma jolo aha do haroha didok tu ho?. Ala sai mulakulak disungkun amanta i didok inantai ma. Imada ama ni si Butet didok gompul do tu ahu: ai dibege do nangkin hatami, ai holong hian do roham di ahu, hape holan hata do holong ni amantami tu ho ninna do tu ahu.
Ai ido tutu holan ro gompul i pintor di tinggalhonho do ahu, anggo hatam holong hian do rohangku. Ninna inantai ma, gabe sai sip ma amantai.
Hamu angka dongan boi masa do i nang di tonga ni ngolunta, tarlumobi nang di panghaporseaonta di Tuhan i sai songon panghatindanghonon ni amanta i, hape holan ro angka na maol ta pingkiri nungga pintor muba panahatindanghononta di Tuhan i. Peristiwa na masa di muara di tingki na salpu sasintongna di sude halak Kristen Batak di tingkion ingkon do gabe sada perenungan i di hita. Marumur ma Hurianta HKBP tu taon 2011 on 150 taon, jala patupaon ni hurianta ma Pesta Jubeleum 150 tahun. Hape ditingki na parpudion marhite persitiwa i nungga mulak haporseaon ni halak Kristen batak tu 150 taon na salpu tagan di hasipelebeguon do pe. Boha do tutu i do gombaran ni haporseaon ni halak Kristen ?. Panghaporseaon na mulak ulak tu pudi?. Porsea do ahu molo di hurianta dang jumpang panghaporseaon sisongon i, alai parhaporseaon na lam tu toras do na mian di hurianta.

Hamu angka dongan
Asa holan marhite manghaporseai Debata i do jawaban di ragam ni na mambahen ngoluntai bonsa rohanta. Alani do molo didok Tuhan Jesus “Porsea ma hamu di Debata, jala porsea ma hamu di Ahu”. On ma na patuduhon hasadaon ni Debata dohot Jesus Kristus. Di Johanes 10 : 30 didok “Sada do Ahu dohot Ama”. Tuhan Yesus ima Anak ni Debata na dilehon bahen tobus ni saluhut hita jolma.
Alani molo satia hita manghaporseai Debata na marlapatan do i na sisada panghaporseaon do hita nang di Tuhan Jesus Kristus. Ai ganup na manghatindangkon Tuhan Yesus di jolo ni jolma i do nang hatindangkonon ni Tuhan i di jolo ni Debata Ama i sogot ( Mateus 10 : 32-33). Asa on ma na parjolo sahali resep ni asa unang sai mian kegelisahan i di ngolunta, asa unang bonsa rohanta di ragam ni angka na boi masa di ngoluntaon ima Porsea ma hamu di Debata, porsea ma di Jesus Kristus. Tuhan Yesus mandok : Dame do hutinggalhon di hamu dame na di Ahu. Asa diragam ni angka na boi masa di ngolu ni angka na porsea di Ibana na sai urupanNa do hita laho manghamonangkon i saluhutna asal ma marsihohot hita manghaporseai Tuhan i. “Haporseaon mi do paluhon ho”. Alani do didok apostel Paulus taringot tu sikap mangadopi ragamni angka na masa di ngolu ni angka na porsea ima: “Marlas ni roha ma hamu mangkirim, marbenget ni roha di haporsuhon jugulhon hamu ma tangiang”( Roma 12 : 12).

Hamu angaka dongan nahinaholonngan..!
Na paduahon naeng disuarahon ma tu hita aha do na gabe tujuan ni ngolu ni angka na porsea di Tuhan i. Tuhan Jesus mandok : ”Torop do inganan di bagas ni Damang. Aut so i, dohononku ma tu hamu: Na laho do Ahu mangarade inganan di hamu?. Jala laho pe Ahu mangarade inganan di hamu, sai mulak do Ahu mangalap hamu, asa rap hamu dohot Ahu!” (ayat 2-3). Molo di bahasa indonesia didok : ”Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal”. Sada sian kebutuhan ni hita hajolmaon do inganan, bagas, jabu, tempat tinggal. Ala memang tempat tinggal, bagas ima na gabe ingananta berlindung sian udan, las ni ari, bagas ima ingananta mangalap gogo, inganan parsaoranta dohot keluarga tarlumobi dohot Debata. Songon keluarga halak kristen hita, ai sai di pangke ma bagasna gabe inganan partangiangan. Asa sian i naeng dohononna do tu hita molo so jumpang be dibagas , dijabu ni halak kristen dang hea gabe inganan partangiangan nungga ringkot ibana marrujiruji di haporseaonna atik so tingkos be hakristenonna nuaeng. Asa molo taida di partingkian na parpudion godang do halak na agoan tempat tinggal, baik alani bencana alam, alani banjir, alani kebakaran, alani penggusuran songon na masa di angka kota kota nuaeng. Bahkan dang holan i na boi taida na masa, dang holan jolma na mangolu na di gusur tempat tinggalna bahkan angka kuburan, inganan ni angka na mate pe tong do terimbas kena gusur. Alani do adong pandohan semasih hidup di gusur matipun di gusur.

Dang adong hape hasonangan, dang adong hape huta na hot di tanoon. Songon na nidok ni Heber 13:14 Ai ndang adong di hita dison huta na hot; alai dilului rohanta do na ro sogot. Asa didia do inganan na hot na gabe inganan si hirimon ni jolmai, marhite turpuk on ma na gabe mangalehon alus, menjawab pergumulan ni jolma i di partingkian nuaeng na tu masa depanna, paboa Jesus parade inganan na hot di hita di surgo hasonangan i. Sian i botoonta ma ternyata adong do tujuan ni Tuhan Jesus umbahen na ingkon borhat manadingkon angka sisean i, lapatanna dang holan tu kepentingan pribadi ni Jesus alai demi kepentingan ni ganup jolma angka na porsea di Tuhani do ima mangarade inganan. Mansai arga do misi ni haborhaton ni Jesus hape ima mangarde inganan di hita. Patar do marhite peristiwa paskah, di hamamate, haheheon dohot di hananaekNa tu banua ginjang ima na laho mangarde inganan do di angka na porseai. Alai na sai mulak do Ibana muse mangalap angka na porsea i, asa rap hita dohot Ibana muse di inganan na pinaradeNa.

Dipatuduhon i do tu hita paboa tujuan ni ngolu ni angka na porsea di Tuhan Jesus ndada portibion, alai inganan na pinarade ni Tuhan i do. Ia ngolu na di portibion hape ngolu na parsatongkinan do, holan tempat, inganan sementara do hape portibion alai anggo huta na hot na ro di saleleng ni lelengna i ima di inganan na pinarade ni Debata i do.
Asa laos gabe sada apul apul do nang turpuk on tu hita dalan laho patoguhon panghaporseaon dohot hasatiaonta di Tuhan paboa ganup angka na porsea di Tuhan Jesus nungga di parade inganan na pinauli ni Debata sandiri na hot ro di saleleng ni lelengna. Heber 11:10: “ Ai dipaimaima do huta na marojahan na hot, na pinandean jala na pinauli ni Debata”.

Tauji ma jolo mangendehon ende no 522: 1+3 Surgo i sambulonta do i, ndang adong be siaeon disi,Na mamuji tongtong na disi, pinaluani Tuhanta i.Surgo i, surgo I, ndang adong be siaeon disi, surgo i, surgo i, surgo i,Ndang adong be siaeon disi.
Na mangkirim rohangku dison, paima sahat tusi nang au on.Taiti au, ale Tuhan tusi, asa rap dohot Ho au disi.Surgo i, surgo i……..

Antong : Unang ma bonsa rohanta, alai lam marsihohot ma hita manghaporseai Tuhan Jesus Kristus Sipalua i.

Amen.
Gr. Hotman Aritonang

Sabtu, 29 Mei 2010

HKBP Duri

 Gereja HKBP Duri Resort Duri Kompleks CPI
Berdiri Pada Tgl. 09 November 1957, telah mendakan Pesta Jubelium ke 50 pada tanggal 09 November 2007. Gereja ini adalah merupakan induk dari gereja-gereja di Duri pada awalnya, dimana hingga saat ini semula gereja pagaran dari Duri telah berkembang menjadi Resort. 

Juni 2010

Jamita tu Minggu I dung Trinitatis
06 Juni 2010
EV. 5 Musa 6 : 10 – 15
Paingotingot na binahen ni Jahowa

Hamu dongan sahaporseaon dibagasan goar ni Tuhanta Jesus Kristus !
Ia buku 5 Musa on, i ma jamita na marudutudut sian si Musa, na jinamitahononna tu bangso Israel di tano Moab. Inganan paradianan nasida dung leleng marpindapinda di padang pasir, jala sian tano Moab on naeng masuk nasida tu tano Kanaan laho maringanan disi. Adong do 4 (opat) barita na pokok sian bukku 5 Musa on i ma: (1) Ditaringoti si Musa angka masa di opat pulu taon naung salpu. Disosohon ibana ma tu bangso i, marningot panogunoguon ni Debata di nasida di na mamolus padang pasir jala dipodai nasida asa marpangoloion dohot satia tu Debata. (2). Dipahantus si Musa patik na sampulu i jala diondolhon lapatan ni patik parjolo, mandokhon tu bangso i holan tu Jahowa sambing. (3). Dipasingothon si Musa tu bangso i lapatan ni parpadanan nasida dohot Debata. (4). Dipillit si Josua gabe gantina, laho manguluhon bangso ni Debata. Apala na diondolhon di buku on, i ma na pinalua jala na pinasupasu ni Debata bangso na pinillitNa i.

Patik ni Debata marguna do i mangaramoti parrohaon ni bangsoNa, jala gabe diboto angka na denggan dohot na roa. Halak Kristen gabe songon sorminan di ganup partingkian di ragam ni pangalaho na maralo tu lomo ni roha ni Debata. Patik i do na manogunogu ganup halak tu lomoni roha ni Kristus, asa lam tangkas mananda Kristus na gabe pamusatan ni haporseaon na marojahan di bagasan holong ni roha ni Debata. Di bagasan patik i do partinandaon ni bangso i tu Debata huhut mangaramoti habadiaon ni bangso i sian ragam ni haramunon ni portibi on. Patik i do na gabe songon handang na paasingkon bangso i sian sude bangso na di portibi on huhut manogu nasida tu dalan lomo ni roha ni Debata.

Hamu dongan sahaporseaon dibagasan goar ni Tuhanta Jesus Kristus !” Ingot Denggan basa ni Jahowa ! ”
Debata nunga mambasabahon tano Kanaan i tu bangso Israel marhite ompu nasida Abraham, Isak, Yakob alani ingkon bongotan jala soluhon nasida, marningot padanNa tu tuangka ompu nasida.Hot do padan i sahat tu nasida, dipangido sian bangsoi asa unang mundur nasida. Angka arta dohot hamoraon na adong di luat situjuon nasida gabe nampuna nasida, alai molo sumurut nasida gabe ndang dapotan bahkan gabe agoan do. Menarik do pandohan on ai adong do 30 hali didok dibagasan buku 5 Musa on pandohan ’ Naung manogihon ho ” na marlapatan hot do padan ni Debata dibagasan hadirionNa, mangalehon hasonangan tu bangsoNa.

Hamu dongan sahaporseaon dibagasan goar ni Tuhanta Jesus Kristus !
”unang olo ho tarelaela”
Adong pepatah Indonesia mandok ” habis manis sepah dibuang” pandohan patuduhon kehatihatian ” antong ramoti dirim , asa unang lupa roham di Jahowa Debatam” alai habiari ma Debata.`jotjot do kemakmuran mamboan jolma tarela tu bahaya, tumangkas didok panurirang Hosea 2 : 5 ” Asa unang hupasalang ibana, gabe marsaemara jala hupatindang ibana, songon di ari hatutubuna, jala hubahen ibana sobokkon halongonan jala hubahen ibana songon tano hasang jala hubunu ibana sogot binahen ni uas”. Diigil do ngolu ni bangso i asa tongtong beribadah , ndang holan tingki acara kebaktian alai naeng ma disude panggulmiton ni ngoluna; ima dalan laho manghaholongi Debata.

Hamu dongan sahaporseaon dibagasan goar ni Tuhanta Jesus Kristus !
”Sotung tarrimas Debata”
Jonok do Debata tu bangsoNa, jala rap do Ibana ditonga – tonga nasida, ima gabe haroroan ni gogo dohot panghirimon.dihajonohon i mangarahon ngolu ni jolma i asa marsaor rap dohot Ibana, ai molo ditoishon parsaoran dohot pasu – pasu i gabe uhuman na borat situtu do i. Angka on ma uhuman i sian Debata; padan i gabe harhar na manghorhon pangurupionNa gabe mansohot, gabe diuhum ma bangso i marhite hagogoon ni angka musuna.

Hamu dongan sahaporseaon dibagasan goar ni Tuhanta Jesus Kristus !
Marragam do ajaran di portibi on na sai mangondolhon asa marparange na denggan. Isara ni adat, na borhat sian gogo ni jolma i sandiri, alai ndang tarjamin hadengganonna, ala ndang borhat sian holong ni roha ni Debata. Alai angka ulaon na denggan na borhat sian holong ni roha ni Debata, diparbuehon i do ulaon na denggan namarpardomuan tu patik ni Debata. Ingkon di gomgomi patik i do sandok dagingta on, asa sude pangulmitonta, parsaoranta, ingkon tongtong patuduhon na halak sihaholongi Debata do hita, na mardalan dibagasan patik ni Debata.Ndang mubauba patik ni Debata, na hot do i ro di saleleng ni lelengna. Holong ni roha i do dasor ni patik i, jala i do makna na umbagas ni patik. Jala Tuhan Jesus sandiri pe, lam dipabagas do lapatan ni patik i di jamitaNa. Di Mateus 22: 37, 39 didok: “sihaholonganmu do Tuhan Debatam sian nasa atematem, sian nasa hosam dohot sian nasa roham.Alai dos do arga ni na paduahon on: sihaholonganmu do donganmi doshon dirim”.
Sian hatorangan na diginjangi dapot hita do mutiha na arga, tarlumobi ma pahothon haporseaonta dohot panghirimonta di Jesus Kristus i ima :
Parjolo. Sijamothonon ni Huria do angka ruas naung ganggu marhaporseaon tu Tuhan Jesus. Ditingki parpudion tabege do sian deba ruas ni huria mandok dummenggan marminggu di huria na asing (kharismatik) martimbanghon di huria inganan ni ibana mendaftar. Didok, tabo begeon jamitana ! Hape molo pinatangkas manang sinungkun, boha didok jamitana i ? alusna mandok: ndang huboto ! Sian alus i, boi dohonon nungnga madabu tu keinginan manang selera ni namambege jamita i. Ndang be impola ni jamita i be naringkot alai asa holan perasaan na do boi tergugah. Dibahen i, angka ina porlu taparmahani ianakhonta asa unang madabu tu ajaran nasala sian barita nauli i.

Paduahon. Tuhan Jesus do anak ni Debata naung ro tu portibion. Ibana do parhitean ni Debata laho patupahon haluaonni jolma. Ido nanaeng tangka hatindanghononta di adopan ni Debata. Sotung ganggu be hita di haluaon na binoan ni Debata marhite Jesus Kristus.
Amen.














Minggu II Dung Trinitatis
Ev. Joel 1 : 8 - 20
Tema: Jou – Jou Tu Jahowa:
Tu Ho Do, Ale Jahowa, Ahu Jou - Jou
Joel 1 : 19.a.

Hamu angka dongan sahaporseaon dibagasan Tuhan Jesus Kristus Tuhanta i, pintor dirgak do simanjujung molo binege didok “ ARI NI TUHAN I ”, jala sai nitangihon do boha do tutu ari ni Tuhan i, aha ma namasa, aha naeng idaon jala boha ma hita, manang mate do naeng hita ? jala boha do langit masarsar do naeng ?, manang tor holom marimpot-impot portibion ? Ima sungkun – sungkun dirohanta, jala molo tung dicoba hamu mangalului alusni i, tung so jumpang hamu doi marhite ilmu / parbinotoan ni portibion, angka na porsea di Tuhan Jesus Kristus manghaporseai natutu do ro Tuhan i, marhite pandohan ni Tuhan Jesus di Mat. 24 : 42: Onpe dungo ma hamu ai dang diboto hamu ari haroro ni Tuhan i. Didok pandohan ni hata Indonesia, Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Jala sian nanialaman tung toho situtu do pandohan i, sai bobonosan do hita molo paimahon tung ngol-ngol do nangpe baru dope, na jot-jot gabe marungut-ungut, jala massidok-doknama nang so diboto, apalagi na rombongan do na paimahon i, pintor dijahai do naso tarsurat.

Disoarahon Panurirang Joel do turpuk on, tu halak Jehuda pandohan na parjolo mandok: Mangandungi ma ho. Aha namasa pola didok mangandungi ma ho? Siala dosa ni bangso Jehuda tu Debata, gabe tarrimas ma Debata molo so olo nasida maruba / bertobat gabe ro ma ari ni Tuhan. Ari ni Tuhan i, ima uhum doi ai gabe mangandungi ma sude nasida panatapan ni Panurirang Joel, ngeri, tangis, margudompong jala tung susa situtu ala ni aha tahe ? Di ida si Joel do hajahaton ni bangso Jehuda / Israel na tung dao do sian Debata ima marhite parniulaan nasida mangula naso lomo ni roha ni Debata, ima marhite:

1. Naso adongbe keadilan di masyarakat dohot pemerintahan
2. Dang dihaholongi nasida Debata ( Dang adong ibadah / parsombaon tu Debata ), tung tubu do ginjang ni roha
3. Dang toruk rohana ( tangkang do Jehuda )

Onma singkam mabarbar umbahen ro Panurirang Joel tu tonga-tonga ni bangso paboahon tung na muruk do Debata molo so olo nasida paubahon roha nasida, asa mulak mangulahon hasintongan jala olo nasida satia tu Debata, huhut toruk rohana, dao ginjang ni roha, jala memang dang muba roha nasida jala di paboa Panurirang Joel do, molo so olo nasida paubahon rohanasida muruk ma Debata jala ro ma Sihapor tung mansai godang ( Belalang ) pertanda uhuman tu bangsoi, allanganna ma nasa suan- suanan jala sampe mate, gabe ro ma haraparon jala gabe pogos ma, baliksa di ida si Joel do Hau Anggur na mansai uli na menjanjikan kemakmuran hape ingkon mate hau i,

Hau Jetun pe na rimbun jala uli gabe mate, ala ni haratan ni si Hapor i, 2 Musa 10 : 12 – 15; Pslm 78 : 46; Amos 30:27; Nahum 3 : 15, jala dang haambatan ala ni godangna tung susa ma, nga pasti terjadi haraparon ala dang adong be suan-suanan na boi allangon ni jolma, pola didok tahe songon api di ri na sai mangararati tung so haintopan, jala ro ma muse manosak halak na humaliang Jerusalem ima angka bangso naso mananda Debata manaban nasida ima bangso, Mesir, Edom, Tirus, Sidon dohot Palistim, jala pola tahe godang jolma naposo sian Jerusalem di gadis tu halak Junani, ala soadong sipanganon, tung jorbut ma uhuman i na ro tu nasida.

Taida ma jolo apala aha do tahe apala unok ni pamaritaon ni Panurirang Joel on ?
a. Tangkas do di boto Panurirang Joel, panurirangon ni Jesaya, Amos, dohot Hesekiel taringot tu Ari ni Tuhan i ( Yom YHWH ), pasti do ro uhuman ni Debata tu portibion dohot tu nahinaholongan-Na, alai laos dohot do disurirangkon taringot tu Haroro ni Tondi Porbadia, Joel 3 : 1.
b. Di ida Panurirang Joel do Panatapan na dao tu jolo taringot tu pangungkapon tu ari sogot
c. Asa mangondolhon Ibadah / parsaoran tu Debata ( bekerja adalah ibadah ).

Dipasahat ma hata panurirangon on dung mulak sian pembuangan Babel, molo so olo do nasida paubahon roha nasida gabe ro uhum na di turpuk on, ima:

1. Ro ma sihapor tung mansai godang mangarasiphon nasa duhut – duhut.
2. Diarahon Panurirang Joel do nasida asa Puasa ( mangorom mangula na jahat huhut manolsoli dosana tu Debata )
3. Mangido tangiang tu Debata asa mulak roha ni Debata

Gogo do soara ni panurirang Joel asa marpuasa jala martangiang bangsoi manolsoli dosa nasida tu Debata, alai tung dao do sian na hinirim ni si Joel ai tangkang do Bangsoi, taida ma nungnga pola didok mangangguhi jala tumatangis ma angka doli-doli, ai mate ma angka na martunangan dang sanga saut marhasohotan.

Ulaon ni Apostel 2 : 17 – 21, martudutudu ari sogot i ninna Debata, Usehononku ma Tondingku, tu nasa na mardaging, gabe manurirangi ma angka anak dohot borumuna, jala marnipi ma angka natua-tuamuna, dungi patupaongku ma angka halongangan di ginjang di langit....muba ma mata ni ari, jadi disima malua ganup na manjou goar ni Tuhan i. Ido na tahaporseai ia ari ni Tuhan i na ro mai, alai tung ingkon holan tu Jahowa do hita mangido pangurupion, huhut jou-jou asa diurupi jala dipatau hita mangantusi angka ari-ari ni ngolounta dohot na mardalan do hita di portibion .

Pandohan ni Apostel Paulus tu halak Roma songon latihan tu haporseaon i, di Rom 5 : 3 – 5, Dihorhon haporsuhon i do habengeton ni roha, jala dihorhon habengeton i do hatauon, jala hatauon ido manghorhon pangkirimon.Boha do tahe ngolunta uju tarunjun manang adong namasa di luar ni pingkiranta, tor boha do sikapta, taburai do Debata ? Manang talului do datu manang hagogoon portibion ?

Manang benget do hita jala pintor rade do hita mangido gogo tu Debata. Molo masa na masa i di pangido Debata do asa tongtog hita mandok mauliate jala lam pasolhothon hita tu Tuhan i, ala taboto tung diboto do manang aha na masa dingolunta jala di ondihon do hita dihagaleonta, di sio i do hita di las ni ari jala diondihon do hita sian parmaraan jala tung di haholongi do hita alai hita do na jot-jot mandao jala olo lupa hita molo tadai na talmismi, hape disi do tompu ro Tuhan i.

Di Minggu Trinitatis on, aha do tutu na taida hapapatar ni hasitolusadaon ni Debata dingolunta ? Aha do alusta molo didok pandohan ni angka parjamita naro ma Tuhan i, managam ma ho naroma Tuhan i ? Sian dung tatanda Tuhan i marhite HuriaNa di igil Debata do sotung sumurut hita managam haroro ni Tuhan i, jala ingkon dohononta ma Maranatha, na ro ma Tuhan i.

Dipardalanan do hita, jala sotung tardapot sian hita namansoadahon Tuhan i, ai nungnga dipaboa hataNa tu hita, laos dipardalanan i, diigil do asa satia hita diangka ulaonta di Kantor, di Balian, di Huta nang di perusahaan, ido didok Apostel Paulus tu huria Tessalonika, Naso ra mangula unang ma ibana mangan, 2 Tesalonika 3 : 10. Huhut paimahon Tuhan i, di harorona paduahon ingkon dungo do hita jala hobas sotung tardapot hita na lalap di portibion jala ingkon rade hita mangulahon hata ni Tuhan i, jala mangulahon hasintongan ( keadilan ), huhut ingkon na ringgas do hita jala padot, ai didok DR. Martin Luther, Marsogot ro Tuhan i, alai saonari ingkon husuan do Apel, lapatanna: haroro ni Tuhan i dang pola sai tusi rohangku alai ulahonongku ma ulaongku sian las ni roha. Didok di Pangungkapon 3 : 11, Magira ma AHU ro, tiop ma na di ho unang adong mambuat tumpalmi. Sai burju ma ho rasira sa mate, dungi lehononku ma tu ho tumpal hangoluan i, Pangungkapon 2 : 10.c. Maranatha, naro ma Tuhan i. Amen.


































Epistel Minggu, II Dung Trinitatis
Ep. Jakobus 1 : 12 - 16.
Tema: Halashon hamu ma Pangunjunan jala marbenget ni roha ma hamu, gabe tau hamu jala ido mangkorhon pangkirimon
Rom 5 : 3 – 4.

Hamu angka dongan sahaporseaon dibagasan Tuhanta Jesus Kristus Tuhantai, didok pandohan di bahasa Indonesia: Berakit-rakit ke hulu, Berenang-renang ketepian; Marhansit pe taho saonari asal ma diujungna sonang. Sian tudosan on boi idaonta sada parsiajaran na arga ima patuduhon sada harapan upa ni halojaon, manang molo hansit dimulana dihirim ma naro na tabo muse, humansit do tabo saonari hape di ujungna hansit / menderita.

Dang sude jolma olo marhansit / menderita, hape sian dia do botoon tabo ni ngolu anggo holan torus tabo aeon, molo ingkau / lompan manogot ingkan basa, arian jagal manuk jala botari jagal Lombu, songoni ma ganup ari menu ni sipanganon torus tabo ninta,

hape anggo tasungkun ra na songoni menuna dohononna do dang tabo ala ni aha, ala memang dang dinikmati na boha dangol ni na holan mangallang ingkan asin manang gambas, songoni ma gombaran ni ngoluon na hea do tok simanjujungta jala dung malum gabe taboto ma ba tabonai dung sehat / hipas.

Apostel Jakobus pasahathon hata ni Debata tu na sampulu dua marga ni bangso Israel na di parserahan, ( dang holan tu halak israel hata ni Debata alai dohot do tu sude jolma ), mangarahon asa tongtong nasida dibagasan habengeton molo ro pangunjunan i, ai mangkorhon hatauon doi tu haposeaon, Ulaon ni Apostel 1 : 2 – 6; Rom 5 : 3 - 4. Pangunjunan na patut do molope tung godang angka hamaolon di bagasan ngolu ni na porsea i, ido umbahen didok di Jakobus 1 : 12, Martua do halak na manaon di pangunjunnan i, ai dung tau ibana jaloonma ma tumpal hangoluan, naung pinarbagabaga tu angka na holong roha di Ibana. Aha do tutu sialana umbahen na pola gomos di ajari Apostel Jakobus bangso i asa pintor dibonai mandok martua ma hamu angka na manaon di pangunjunan ? Ima, ala diparmulaan ni huria / gareja na parjolo godang do dang manghalomohon halak Kristen, dang dihalomohon angka raja / panggomgomi dohot angka napistar, sialana dang olo halak Kristen marsomba tu patung ni raja ditingki i ( Kaisar Nero ), gabe dihasogohon ma Kristen termasuk parjongjong ni gareja. Mansai tangkas jala manat didok Apostel Jakobus taringot tu pangunjunan on, molo tung ingkon tarunjun unang ma didok: Na tarunjun do ahu sian Debata, Ai dang masa sian Debata pangunjunan tu hajahaton, Jakobus 1 : 13, manat jo taida jala tabolati jo dia do pangunjunan ? Bahasa indonesia didok di cobai. Natangkas na masa tu si Job, sipangantoi do Debata tarida doi dinanidokna di Job 5 : 18; Undasip muse didok di surat ni Apostel Paulus tu huria Korintus, Haposan do Debata dang loasonna hamu unjunanna lobi sian gogomuna, 1 Korintus 10 :13, a. Pangunjunan na patut do na tu hamu, sebenarna dang penderitaan alai parungkilon do ( marungkil ). Bohado tutu hita mangadopi pangunjunan manang tantangan i ? Lari do hita manang tinggalhononta do tantangan i ? Hape sabotulna molo hea hita hona pangunjunan / tantangan i mambentuk manang mematangkan hita doi mangadopi angka nanaeng masa dingolunta, jala sogon naung tarjou hita diparsaoran di Kristus ingkon dohononta do ingkon monang do ahu mangadopi pangunjunan on jala dang olo talu ahu, jala dang na gabe penderitaan ujung ni saluhut alai marujung do dibagasan Kristus.

Aha do unok ni Jamitaon na boi taida ?
1. Dia ma goaranta angka pangunjunan i ?
2. Sadihari do hita hona pangunjunan ?
3. Aha do alana hita tarunjun ?

Laho mangalusi sungkun – sungkun na diginjangi, ba tung tangkas ma jo tapasahat dirinta tu Debata dibagasan tangiang, asa tau hita jala gomos tong-tong maniop Tuhan i.

Na sai jotjot di ngolunta molo ro pangunjunan godang alana tadok dang hea hita mangkilala hahuranganta dohot manolsoli dosanta sai tauji do membela dirinta, jala tung maol do hita mangarajumi angka pangunjunan i na gabe mamboan hita tu habengeton, sai tapadao doi sian ngolunta jala segala macam cara sai tacoba do laho mpasidingkon i, hape so adong situlak na ro. Disi do hata ni Debata manirai ngolunta di ragam ni ngolu na tabolus i, sai dipatuk Debata hosanta nangpe sai ganup ari hita mangulahon hajahaton, sai dilehon di hita hahipason hape jotjot lupa hita mandok mauliate tu Debata.

Di na ro Jesus tu portibion laho manobus hita sian rura linggoman ni hamatean i, porsuk di hilala pola mate tarsilang di hau napinarsilang i, jala hehe do Ibana di ari na patoluhon, holan ala ni dosanta, boha tahe tasadari do pangkopkopon-Na na tu hita ? gabe jolma na tinobus ni mudar-Na hita ? manang ra do hita mandok mauliate ? Godang jolma manolsoli ngoluna ala pogos, ala sengsara gabe didok pangunjunan na sian Debata, baliksa adong mandok dang berpihak Debata tu ahu, dang mamasumasu Debata tu hami, hape didok di 2 Tesalonika 3 : 10, Naso ra mangula unang ma ibana mangan. Konsep ni ngolu ni na porsea di Tuhan Jesus Kristus ingkon radot, nunut, ringgas di ulaonna, manang mangula, di kantor, di perusahaan manang wiraswasta, laos disi do Debata mamasumasu ulaonta gabe manjadi palashon rohanta. Disi do sintuhu ni turpuk on asa manang di las ni roha manang di arsak ni roha tioponta Tuhantai, songon pandok ni endenta sian Buku Ende No 149 : 3, Manang aha pe na masa las ni roha asrakpe tioponku ho na basa na marholong roha pe.

Di minggunta paduahon dung Trinitatis on, diarahon do hita asa marbenget ni roha dimanang bohape na masa dingolunta jala ingkon tongtong Debata tapuji, sai tagogo ma mangido asa di urupi jala di pargogoi hita di angka siulaonta jala dipasupasu hita diangka sijamaon ni tanganta. Godang na masa i taida naso tuk be pingkiranta mamingkiri ima, masa gempa / lalo, masa banjir, masa longsor godang na mate, torop na na martihas jala godang naso dapot mangan ala ni angka pangalaho ni jolma dohot alam. Tung tuk do Debata manarihon ngolunta dohot patukkon angka sidabudabuanta asa unang bobonosan hita di ngolu on. Taon 2010 ma saonari taon gonop ma on, jala tung so taboto dope aha nanaeng masa dingolunta on alai na pasti rade do Tuhan mangurupi hita uju gale jala dipatuk gogonta uju loja hita jala ingkon tongtong tangiangkononta taon on taon parasi ni rohaon di keluarganta jala di na humaliang hita, Alani ingot ma Ende ni HKBP No 309 : 1. Raphon Tuhan Jesus i pungka ulaonmu, jala ingkon tu Ibana i parguruhononmu, dege ma bogasnai rohami pahohom. Amen








JAMITA MINGGU III Dung TRINITATIS
20 JUNI 2010.
EV. Johanes 14 : 1-3.

“Rap Dohot JESUS do Hita Tu Inganan Napinaradena.”

Di hamuna dongan sahaporseaon..!
Turpuk jamita na di Johanes 14 : 1-3 ima sada pandohan ni Jesus uju martinading hata tu angka siseanNa. Jala laos disituasi i ma Jesus mamodai sisean i, dohot angka na porsea di Ibana. Dungkon i tartagkup ma Jesus, sahat tu namasa nadisurirangkon taringot tu Ibana. Hinaargani hata parpudi di partinadingon i didok : “Asa mardame hamu dibagasan Ahu, umbahen nahuhatahon i tu hamu.Haporsuhon do jambarmu diportibion, alai posma rohamuna, nunga talu hubahen portibion (Joh 16 : 33 )”. Laho mangantusi i do umbahen apala dipahantus Jesus hajongjonganNa songon dalan tu hangoluan (Joh 14:1-15), jala mansai ringkot do pernyataan on ala tung patut do angka sisean mabiar jala lomos aha nanaeng masa di balikni sude keadaan i nanaeng masa tu Jesus. Diayat naparjolo dipatogar-togar do rohani angka sisean, didok “Unang ma bonsa rohamuna! Porsea ma hamu di Debata, jala porsea ma hamu di Ahu!” Dung dibege angka sisean hatani Jesus natinggalhononna nasida, bonsa ma roha nasida jala ndang sonang panghilalaan ni angka sisean. Tulus do rohani Jesus pobotohon tu sisean naingkon borhat ma Ibana laho paradehon inganan tunasida, jala laos ditingki i do dipatorang tu sisean i taringot tu panjehehonon dohot namansoadahon na ingkon masai ditonga-tongani parsaoran nasida. Di habonsaon ni rohana nasida be, masisungkunan dirohana be ma nasida aha ma nanaeng ulahonon na molo ndang di tonga-tonga nasida be Jesus. Diboto Jesus do nasongoni tarida di hadirionni angka sisean i bonsani rohani nasida laos diapuli marhite namandok “Unang ma bonsa rohamu” (humasusa, gelisah, bermasalah) ninna, lapatanna disi, ima; Na dongananna, urupanna jala taruhononna do nasida tu inganan naso boi topotonna molo sian ngogona sandiri. Porsea do nasida di Jesus, jala memang ingkon porsea do nasida tu Ibana. Molo dung dibereng siseani borhat Jesus jala mate, naengma haporseaon nasida tu Jesus tongtong lam marsihohot(matoras), nasida ingkon porsea ia hamateanna di hau pinorsilang sada sian bagian ni ulaonna do i, hamateanna i ndang na pamagohon ulaonna dohot hadironna songon Mesias anak ni Debata napinalumehonni Debata laho manesa sude dosa ni jolma manisia.

Hamu angaka dongan nahinaholonngan..!
Adong tolu manag piga hal namambaen bonsa rohani angka sisean i: Naparjolo, ala naung diboto Jesus sahalak sian nasida adong nanaeng pasahathon, manjehehon, jala patangkuphon Jesus (Joh 13:21), napaduahon, sian arsak ni rohana secara spontan Jesus patuduhon arsakni rohana dohot boratni sitaononna sangombas nari nama ( Joh 13:33), napatoluhon, adong hadosanna tu hata andung ni halak batak taringot tuhamatean namandok “lombang nasohadalanan” nadiadungkon namansai bonsa jala marsak jala mate pangkirimonna. Diapuli Jesus do siseani dalan pahorashon raoha nasida marhite namandok:”Laho pe ahu, sai mulak do ahu mangalap hamu, laho pe ahu laho parade inganan do di hamu, asa rap hamu dohot ahu ai torop do inganan disi” (Joh 14:2-4) sian pandohanon pahantushon paboa naboi do sude jolma ditampung dibanua ginjang songon hasampuran rea panjanghonon ni saluhut jolma. Patangkashon program nang tugas ni Jesus haborhatnai parade inganan sambulo ni tondinta. Adong jaminan di baga-baghon naro do muse ibana pasingkophon dohot patudu huasona. Martujuan asa sainganan, sapunguan, saparsaoran dipudini ari naporseai dohot Tuhanta Jesus. Sian pandohan on dang boi pasohon prasangka negatif di sesan i, laos gabe julluk tubu ungut-ungut di si Tomas “Ndang huboto hami , manang tudia ho laho, jala sian dia botoon nami dalan i “! (Joh14:5). Pangalaho nasongonon ma jotjot masa di ngolunta, torang jala andar do dipatorang Jesus rencanaNa, alai maoto do jala lilu do pikkiranni sisean i jala ndang ditangihon, ndang diantusi, laos guga ma rohana be (songon i nag hita jolma di jaman on). “Ndang huboto hami manang tudia ho laho” pandohan on jotjot do muncul sian halak nasoperduli manangihon, dipatuduhon pangalaho nasongonon do naso adong rasa setuju (mangoloi) manang manjalo resiko, ndang bertanggung jawab, girgir manulak hasintongan ala sai marojahan tupikkiranna sandiri. Ndang mangantusi di hata ni Jesus ala tarjorat rohana tu ajaran dohot pola pikir dohot sangkapni portibion. Hal nasongonon ma bentuk ni hagaleonta namambaen gagal mangantusi hatani Jesus nang diangka program si ulahonon ala sai berpusat tu hutokhtokta sandiri.

Dihamu dongan haporseaon dibagasan Tuhani..!
Tuani do didok Tuhanta Jesus tu hita “Ahu do dalan i dohot hasintongan dohot hangoluan, ndang adong nasahat tu Amai ia so marhite ahu (Joh 14:16) “. Marhite sian hataon boi taantusi jala suan di bagas rohanta turpuk jamita on. Marhite Ibana do hita sahat tu inganan i, marhite ibana do parade dalan tu ingan i, di inganan i do jumpang hita hasintongan dohot hangoluan namanontong. Hasintongan, habonaron ima hapataran ni naparholong roha di Tuhan Jesus, napatujolohon kebenaran papudi ketidak adilan, namangalului haulion papudi haroaon, namangalului hangoluan papudi hamagoan. Kehadiran ni Jesus tu liat portibion patuduhon napasintong Debata maradophon jolma, natutu do jolma i mardosa, naso pasombuonNa hita jolma lonop di bagasan dosa , dilehon do anakNa Jesus gabe hapataran dihasintonganNa, laos marojahan tusi ma ngoluni hita naporsea jala marpanghirimon tu Ibana. Dimulanai denggan do parsaoranta dohot Tuhan i, tangkas do hita diparmudu-mudu, alai dung mardosa, gotap ma parsaoran dohot Tuhan i, hona burama hita jolma dohot pangisini tanoon, dipaduru ma sian jolonona. Dinatarduru hita, lam mago jala mandao ma binahenni dosa dohot sibolis. Ndang diboto hita jolma be ia hasintongan dohot holongni rohanai nahot salelengnilelengna. Di holongni rohanai, di lehon do Jesus Anakna nasasadasai gabe dalan dihita mulak tuholong ni rohani Debata parhiteanta, pengantara, dalan hangoluan, mediator, sipadame dalan Asini roha, marsaor dohot mandai holongni rohani Debata jala marhite Jesus boi hita jolma sumuang bongot tuhalasan ni roha ima inganan napinaradena.

Alani i Dihamu dongan sahaporseaon..!
Panghaporseaon nasongonon do ringkot jumpang di hita jolma di tingkion, unang terjebak dibagasan pola pikir nakritis namangasahon hutokhutok hombar tu na niida dohot naniantusanta. Dipapatar Ama i do Hadebataonna dibagasan daging hajolmaonni Jesus gabe Debata nagabe jolma.Ditait do hita tu hangoluan, tu hasintongan dohot tu hatuaon. Dung tajangkon i lam ummura ma tatanda Ama i nasingkop di bagasan Jesus nang dingolunta. Dibagsan ibana hita marhasadaon, marpungu, dohot Ama i, marhite ibana jumpang sada jaminan natulus marsaor, nang pe ndang hahaantusan hita i dibagasan nasederhana lapatanni hatanai, alai najelas, sude pandohan ni jesus nadi turpuk jamitanta ditingkion mangajari hita paboa Debata do Namaha Ada, naso tarbatas hadirionna, tingki dohot inganan. Rap dohot Ibana do hita tu Amai. Molo pe martinading hata Tuhan Jesus, ndang na gabe somulak ibana muse, namulak do ibana muse tumopot hita nahinahilonganna, nagale, naginosagosa ni gagogo, namarsak, napogos, nasopot somarama somarina, nasuda gogo, namabalu rodi sude tahe angka naasing , boananna do rap dohot Ibana tu Ama i, ndang adong natading. Unang ma bonsa rohamu, bidang do inganani laho inganan dihita, ai disi ma jumpang hita lasni roha, lasni roha namanontong rodi salelengnilelengna. Amen.

JAMITA EPISTEL MINGGU III Dung TRINITATIS
20 JUNI 2010.
Ep : 5 Musa 11: 13-21.

“Mangarade diri Mamasuki Zaman Naimbaru”

Dihamuna dongan sahaporseaon.
Digombarhon buku 5 musa do sian bonana sahat rodi ujungna, pangaradeon ni bangso Israel laho mamongoti tano parpadanan, ima hutan ni halak Kanaan huta ni angka bangso parbegu. Pangaradeon i mansai jamot dibahen simusa, ala andul marasing do siadopanni bango Israel tano sibongotan nasida sian tano mesir naung tinadingkon nasida hian. Ndada holan habeguaon angka bangso kanaan i siadopan nasida. Tano namardolokdolok jala namarrura do kanaan i, jala namarhangoluan sian udan do angka suansuanan disi; ndang songon na di mesir adong sunge natorus mamornohi tanoi gabe boi suanon ganup tingki. Asa tagamon do godang angka pangunjunan masa diluat ganup tingki, asa tagamon godang pangunjunan masa diluat sitopoton nasida . Alai naumporlu jamoton nasida ma ale-ale ni angka bangso ni parbegu nahumaliang nasida. Ai angka bangso naso tumanda Jahowa do namangingani tano sitopoton nasida. Alani ingkon mansai jamot bangso Israel unang sanga tarela marsomba tu Debata sileban. Paima taripar bangso Israel tu tano Kanaan, dipaingot Debata do marhite si Musa bangso i asa tontong marpangoloion di hatani debata, molo ndang, ndang tarparsaulihon nasida Kanaan jala marpiarpiar ma rimasni Debata tu bangsoi, huncion ni Debata do pintu ni langit maniaopi asa unang ro udan. Ndang margogo be tanoi baenonna, angka namangingani pe mago ma sian tano nanapui. Jala ido jaloon ni bangso naso marpangoloion, naso unduk tu hatani Debata dohot naso parade diri tu zaman naimbaru. Molo so diparateatehon, baliksa gabe hasusaan dohot parmaraan do namangonai tungolu ni bangsoi.

Dihamuna dongan nahinalongan.
“Debata marhite Natoras do Guru di tonga-toga keluarga laho manontuhon masa depan keluarga”. Nasa jolma naunduk tu Debata, ido natalup manjalo jala marsaulihon nanilehon ni Debata bahen teanteanan di ngoluna, ido natangkas mangarade, magodang dibagasan poda, pangajarion dohot haporseaon napolin. Alani i do ingkon tangkas adong pangkobasion na intensif di diri laho mangulahon i dingolu siapari. Tarlobi ma nian tuangka sundut naumposo manang generasi muda, natoras turun berperan aktif mangajari, mamodai secara rutin dan insentif, asa unang tartait tu pangalaho naso tama, ala i asa magodang dibagasan pangajarion dohot poda nang haporseaon napolin.Lapatanna, ingkon gabe guru do natoras diangka anakhon mangajarhon hasintongan ni hata ni Debata tu nasida, Ganup natoras namangulahon i dapotan pasu-pasu ma sandok keluarga jumpang ma keluarga na unduk tu hatani Debata. Angka natoras do guru di keluarga nasetia tu Debata, jala tandaon ni masyarakat ma keluarga i nasatia mangaradoti hatani Debata jala siulahon hatani ni Debata, jala ingkon parateatehonon ma i jala rahutan bahen partinandaan bahen si ingotan ni angka naporsea.

Dihamuna dongan.
Manontuhon masa depan ni keluarga, aha do umbahen ringkot natoras mangajarhon hatani Debata di keluarga, jala pangisini jabuna ingkon tandaon ni halak sioloi Debata ? Adong hadomuan ni pangoloion di hatani Debata dohot masa depan ni sada keluarga. Loason ni Debata do keluarga nasatia mangoloi Ibana marsaulihon pasu-pasu na saleleng adong di tanoon. Lapatanna, manontong pasu-pasu jaloon ni keluarga namangulahon hatani Debata, ganjang ni umur dipasu-pasuhon tu angka namangoloi Ibana, asa mahap rohana mandai anggur dohot situak ni loba di bagasan keluargai. Ndada keluarga na asing manontuhon songon dia keluarganta songot manang haduan dohot masa depan keluarganta, alai hita sandiri do. Ndang tarsirang parsaoran ni keluarganta dohot keluarga na asing suang songoni maradophon bangso. Keharmonisan dihubunganta dohot Debata do muse na gabe manontuhon masa depan ni keluarganta songoni nang bangsonta. Dilehon Debata do kedaulatan tu angka keluarga laho mamillit sandiri masa depan ni keluarga i, jala dilehon kebebasan laho manontuhon marsaor dohot Debata. Molo dipajonok keluarganta tu Debata, pajonohonna ma tuhita pasu-pasu.

Songon bangso Israel na unduk marpangoloion diarahon si Musa mangoloi Debata jala mangulahon patikni Debata, di naung mauba harohaon ni Israel mangoloi Debata, gabe tarparsulihon nasida do pasu-pasuna Ima tano kanaan nagabe inganan lao manuju tu zaman naimbaru. Suang songoni do nang sude hita jolma natinopaNa dibagasan keluarga.

Alaini i, dihamu dongan sahaporseaon dibagasan Tuhanta Jesus.
Marhite turpuk Jamita on, diarahaon do hita rap dohot keluarga nang huriaNa, asa tangkas mangarade diri mamasduki zaman naimbaru, na andul marasing sian nasalpu, marparade diri mangadopi ragam ni tantangan, porlu manogu-nogu angka sundut naumposo nang keluarga. Unang marlemba-lemba mangarade diri, naeng ma nian girgir patauhon pangkobasion napatauhon keluarga songon i nang huria ni Tuhani asa lam marsihohot di pangoloion di hata ni Debata nang patikNa, suang songoni mangulahon lomo ni rohan ni Debata di zaman naimbaruon. Lam marsitutu ma nian angka Ama-Ina di keluarga mangalehon tingki, gogo dohot pikkiran laho mangajarhon hatani Debata tu keluargana. Asa tau gabe guru di angka anangkon. Molo naeng jaloon ni keluarga sada keluarga pasu ni Debata di zaman naimbaru on, ingkon tangkas ma keluarga i gabe naunduk jala sioloi Debata. Alai molo holan formalitas dohot rutinitas do i di rajumi, tarancam do keluarga. Beha ! dihamu dongan, pasu-pasu do zaman on dikeluarganta ?.
Amen.

Rabu, 19 Mei 2010

Renungan

RENUNGAN

“ Bangkit, Menjadi Teranglah”
Nas. Yesaya 60: 1 - 7


Bangkitlah menjadi teranglah, inilah seruan suara nabiah Trito Yesaya di tengah-tengah suasana umat Israel yang telah kembali dari pembuangan Babel. Pernyataan ini adalah suruhan atau kalimat perintah. Mengapa diserukan supaya mereka bangkit!. Ternyata setelah umat itu kembali ke Yerusalem, yang mereka alami, yang mereka lihat adalah suatu kondisi dan keadaan yang di luar perkiraan mereka. Mereka melihat kota Yerusalem yang telah hancur, yang mereka lihat adalah kesulitan hidup yang berkepanjangan yang akan menimpa hidup mereka, karena ternyata disini tidak ada yang menjamin masa depan yang lebih baik, karena suasana keadaan yang mereka alami boleh dikatakan sama dengan yang mereka alami di pembuangan Babel.
Penderitaan mereka di tambah pula dengan sikap para pemimpin umat ini yang telah lebih mengutamakan kepentingan dirinya sendiri, para pemimpin mereka yang korup yang membiarkan ketidakadilan merejalela dan semakin membawa umat ini semakin terpuruk dalam ketidakpastian. Sebagai pemimpin umat itu mereka seharusnya yang harus memikirkan solusi bagi keadaan yang menimpa masyarakat mereka, namun dalam kenyataannya mereka turut menjadi pelaku ketidakadilan dan penindasan bagi masyaratakt kalangan bawah.
Hal inilah yang membuat umat ini menjadi semakin terlena dalam keterpurukan hidup yang mereka alami dan hanya pasrah menghadapi kesulitan hidup yang ada. Banyak orang yang telah kehilangan pengharapannya akan janji keselamatan yang Tuhan berikan kepada mereka.
Sehingga mereka terlelap, dan hanya menyesali keadaan tampa mau berbuat yang lebih berarti dalam hidupnya. Oleh karena itulah nabi Trito Yesaya ini menyerukan kepada umat yang menderita itu:” Bangkitlah, berdirilah, bangunlah, berbuatlah, jangan hanya menyesali diri karena sikap yang hanya bersungut-sungut, meratapi penderitaan dan pergumulan hidup yang demikianlah yang dapat membawa kehancuran hidup bagi mereka. Oleh karena itu bangkitlah. Usahakanlah, berbuatlah dan keluarlah dari sikap yang pesimis bahkan yang apatis itu, namun lakukanlah yang sesuai iman pengharapanmu.
Dalam Yesaya 59:1 dikatakan: “ sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaran-NYa tidak kurang tanjam untuk mendengar”
Sesungguhnya Tuhan itu berkuasa untuk memberikan yang terbaik bagi umatnya. Sesungguhnya tidak ada yang mustahil bagi Allah. Dan ini telah nyata dalam sejarah keselamatan yang Tuhan Allah lakukan bagi umat Israel itu. Bila dari pemikiran manusia adalah tidak aka ada lagi perobahan hidup bagi umat terbuang itu, namun ternyata Tuhan Allah melakukan diluar perkiraan manusia. Allah memakai bangsa lain, Allah memakai raja Koresy, raja Cyrus untuk mengembalikan umat Israel yang terbuang di Babel itu di Yerusalem. Bila Tuhan Allah telah melakukan begitu banyak keajaiban bagi kehidupan mereka., Bila Tuhan Allah mendengarkan jeritan mereka ketika di Babel maka sudahlah pasti Allah juga mampu dan berkuasa untuk melakukan hal-hal yang terindah bagi umat-Nya, dan Tuhan pasti akan menggenapi janji-Nya. Oleh karena itu dalam masa-masa penantian janji pengharapan yang Tuhan berikan inilah apa yang harus mereka lakukan. Apa yang dikehendaki Allah dari umat-Nya itu.
Yang dikehendaki Allah adalah mereka harus bangkit, mereka harus berbuat, mereka harus mengisi keselamatan, kemerdekaan yang telah Tuhan berikan kepada mereka. Sama seperti seorang petani yang mengharapkan hasil dari pertanian yang dikelolanya, bila ia hanya berpangku tangan tanpa berbuat, tanpa berusaha untuk mencapai yang diharapkan maka pengahrapannya itu pastilah sia-sia, bila ia tidak bekerja mengurus sawahnya, dan memberikan kebutuhan tanaman yang di tanamnya maka siasialah pengharapannya itu, sebab bila tidak ia usahakan maka sudah tentu tanaman itu bisa kekeringan dan mati atau kemungkinan onak duri atau rumput liar dan hama akan merusak tanamannya itu sehingga berakibat gagal panen. Tetapi ketika ia berbuat, bangkit dan memelihara pengharapannya dengan bertindak untuk mencapai harapannya maka disitulah berkat Tuhan ia terima, sehingga hasil yang didapat, diperolehnya pastilah berlipat ganda.
Demikian pula yang dikehendaki oleh Allah dari umat itu, mereka harus bangun dari keterpurukan hidup mereka dengan berbuat, dengan berkarya dan berusaha untuk keluar dari pergumulan dan penderitaan hidup yang mereka alami karena dengan demikianlah berkat Allah melimpah dalam hidup mereka. Karena tujuan keselamatan yang Tuhan telah berikan kepada mereka adalah untuk menjadikan mereka umat itu untuk menjadi terang, untuk menjadikan bangsa itu juga dapat memancarkan atau membiaskan sinar kehidupan, sinar terang yang bersumber dari Allah sama seperti berkat Allah kepada nenek moyang mereka Abraham: “ kau akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” .
Saudara, ditengah keadaan kita saat inilah suara nabiah Trito Yesaya berseru kepada kita saat ini: “ Bangkitlah, menjadi teranglah “. Kita di suruh untuk bangkit, kita diajak untuk berusaha dan berkarya mengisi keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita. Kita diajak untuk tetap berpengharapan menatap kedepan kepada janji Allah kepada kita. Di kondisi yang terjadi dalam kehidupan kita yang penuh suka duka, yang mengalami berbagai pergumulan, namun dalam kondisi yang demikian juga, kita sebagai orang Kristen dituntun firman Tuhan supaya selalu kreatif, aktif dan innovatif di dalam mengisi hidup dan semakin menata hidup kita untuk berjalan sesuai dengan kehendak Allah.
Firman Tuhan menyapa mu: “ Bangkitlah !bila selama ini kita tidak memperhatikan lingkungan sekitar kita bangkitlah benahilah lingkungamu “
Bila selama ini kita sebagai remaja, muda/i belum ambil bagian dalam kegiatan Pelayanan Gereja, maka bangkitlah untuk melayani Tuhan..
Bila selama ini kita hanya mementingkan diri kita sendiri, bangkitlah tunjukkan kepedulianmu terhadap sesamamu.
Bila selama ini ada dendam di antara kamu, bangkitlah maafkan saudaramu, hiduplah dalam kasih Kristus.
Mateus 5:14:” Kamu adalah terang dunia ini”. Hal ini menunjuk kepada tujuan hidup kita, yaitu hidup dalam terang dan menjadi terang dalam terang Kristus yang merupakan sumber terang dunia ini. Pernyataan hidup dalam terang menjelaskan bahwa kehidupan kita tidak diliputi oleh keragu-raguan, ketidak jelasan dan ketidak pastian, sebab hanya orang yang hidup dalam gelaplah kehidupannya dipenuhi oleh ketidak jelasan, keragu-raguan dan ketidakpastian akan masa depan hidupnya.Oleh karena itu jadilah terang, sebab terang Allah telah dinyatakan dalam Kristus untuk hidupmu. Amen.